
Mari bersama-sama mendukung seluruh program pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kabupaten
Gubernur Apolo Safanpo memberikan sambutan dalam kunjungan di Kanis Kobat (Foto: Humas)
MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung, termasuk peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di wilayah terpencil.
Hal itu disampaikan Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo saat bertatap muka dengan warga Kampung Kanis Kobat, Distrik Kaptel, Kabupaten Merauke, Sabtu (16/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, gubernur mengajak masyarakat mendukung seluruh program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.
“Mari bersama-sama mendukung seluruh program pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah kabupaten,” kata Apolo.
Ia juga mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam pembangunan agar daerah mereka dapat tumbuh lebih cepat dan mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain yang lebih maju.
Menurutnya, saat ini Pemerintah Provinsi Papua Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Merauke terus melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan fisik berupa sarana dan prasarana wilayah hingga pembangunan sumber daya manusia.
Namun, Apolo mengakui pemerataan pembangunan membutuhkan waktu karena wilayah Papua Selatan cukup luas dan terdiri dari empat kabupaten, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat.
“Oleh karena itu, kita akan berusaha untuk memberikan perhatian yang sama baik pembangunan sarana prasarana maupun SDM di empat kabupaten di wilayah Papua Selatan,” ujarnya.
Secara khusus, gubernur menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak-anak Papua Selatan. Pemerintah, kata dia, terus memberikan perhatian kepada peserta didik mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Ia meminta para orang tua terus memotivasi dan mendampingi anak-anak agar tetap bersekolah, karena merekalah yang akan melanjutkan pembangunan Papua Selatan di masa mendatang.
“Tanah, air, hutan, dan lingkungan yang ada bukan milik kita, tetapi milik anak-anak dan cucu-cucu kita,” katanya.
Karena itu, Apolo berharap generasi muda Papua Selatan terus dibimbing agar mampu bersaing dengan siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. (LS)