
Kami turun langsung mendengar aspirasi masyarakat dan melaporkannya kepada pemerintah
Foto bersama
Merauke, 14 November 2025 — Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP-RI) Papua Selatan menggelar sosialisasi penguatan wawasan kebangsaan di Kampung Waninggap Nanggo, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi warga serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Anggota DPD BMP-RI Papua Selatan, Petrus Noweng Bebud, menyampaikan bahwa BMP-RI akan terus melakukan pendekatan langsung ke masyarakat. Ia menegaskan pentingnya memperkuat komitmen kebangsaan dan mencegah masyarakat terpengaruh aktivitas separatisme. “Kami turun langsung mendengar aspirasi masyarakat dan melaporkannya kepada pemerintah. Dengan cara ini, kami berharap tercipta langkah positif dalam bingkai NKRI,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sejumlah masukan dari warga berkaitan dengan kebutuhan pembangunan dan akses layanan pemerintah yang dinilai masih perlu perhatian.
Sementara itu, Godefridus Gebze, Kaur Kampung Waninggap Nanggo sekaligus tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, menyatakan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap BMP-RI dapat menjadi saluran penyampaian aspirasi kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah. “Kami berharap Barisan Merah Putih dapat menyuarakan kebutuhan masyarakat, terutama terkait akses pembangunan dan perhatian sosial,” kata Godefridus.
Pada kesempatan tersebut, masyarakat bersama BMP-RI juga membacakan deklarasi yang dipimpin Godefridus. Isi deklarasi tersebut menyatakan penolakan terhadap organisasi Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) serta ajakan atau aktivitas yang berkaitan dengan gerakan tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya BMP-RI Papua Selatan dalam memperkuat pemahaman kebangsaan dan mendorong komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat dan pemerintah. (RR)
Editor: RR