
Daniel ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan kerja saat mengoperasikan bulldozer di Blok 006–012 Sakor 1, Kampung Nalkin, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 05.20 WIT.
Tempat kejadian perkara (Foto: Humas Polres)
Merauke– NASIB naas dialami Daniel Tafui (53), seorang operator bulldozer yang bekerja di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Daniel ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami kecelakaan kerja saat mengoperasikan bulldozer di Blok 006–012 Sakor 1, Kampung Nalkin, Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 05.20 WIT.
Kapolsek Jagebob, IPTU Turhamun, S.Sos., M.Si membenarkan peristiwa dimaksud.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh, korban diduga hendak mengambil jalan pintas dengan melintasi tumpukan sampah serta kayu bulat yang cukup tinggi dan tidak rata.
Kondisi tersebut diduga membuat bulldozer mengalami guncangan hingga korban terjatuh dari kendaraan dan mengalami kecelakaan fatal.
Kejadian itu pertama kali diketahui seorang pengawas lapangan.
Saat itu, saksi melihat bulldozer yang sebelumnya dioperasikan korban terus bergerak tanpa operator hingga akhirnya menabrak tumpukan kayu.
Merasa ada yang tak beres, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pelaksana serta mandor lapangan.
Sekitar pukul 05.25 WIT, sejumlah saksi melakukan pengecekan sekaligus mencari keberadaan Daniel dengan mengikuti bekas lintasan bulldozer.
Korban-pun ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.
Pihak PT MNM selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada bagian HSE (Health, Safety and Environment).
Sekitar pukul 06.30 WIT, Tim HSE bersama petugas kesehatan Klinik PT MNM serta petugas pengamanan Brimob Batalyon B Pelopor melakukan evakuasi korban menuju Klinik PT MNM.
Lalu sekitar pukul 08.45 WIT, jenazah Daniel dievakuasi menuju RSUD Merauke untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara Polsek Jagebob yang menerima laporan langsung bergerak.
Sekitar pukul 09.00 WIT, Kanit Reskrim Polsek Jagebob bersama anggota piket menuju lokasi kejadian dan tiba kurang lebih pukul 10.15 WIT.
Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan.
Polisi juga memasang garis polisi sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan kerja tersebut terjadi.
Setelah kurang lebih dua jam melakukan serangkaian kegiatan di lokasi, personel kembali ke Mapolsek Jagebob sekitar pukul 12.00 WIT.
Kapolsek Jagebob IPTU Turhamun, S.Sos., M.Si. membenarkan adanya peristiwa kecelakaan kerja tersebut.
Hanya saja, penyebab pasti kecelakaan masih terus didalami pihak Kepolisian.
Selama pelaksanaan kegiatan kepolisian di lokasi, situasi berjalan aman serta kondusif. (**)