Disiplin OPD Disorot, Ketidakhadiran dalam Rapat DPRP Akan Ditindak

Kalau ada informasi dari pimpinan DPRP bahwa ada pimpinan OPD yang tidak hadir maka harus ada tindakan tegas, semua harus bersinergi,” tegas Apolo.

Rapat TAPD bersama DPRP (Foto: Humas)

Merauke – Ketidakhadiran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rapat bersama DPRP Papua Selatan menjadi sorotan serius dalam rapat koordinasi TAPD dengan DPRP yang digelar di Salor, Kamis (23/4/2026).


Dalam forum tersebut, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, menegaskan bahwa kehadiran OPD bukan sekadar formalitas, tetapi bagian penting dari fungsi pengawasan dan sinkronisasi program antara eksekutif dan legislatif.


Ia menilai, ketidakhadiran OPD dapat menghambat pembahasan program serta memperlambat respon terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRP.


Karena itu, Gubernur meminta Sekretaris Daerah Ferdinandus Kainakaimu untuk memastikan seluruh pimpinan OPD hadir dalam setiap agenda bersama DPRP, serta mengambil langkah tegas jika ditemukan pelanggaran disiplin.


“Kalau ada informasi dari pimpinan DPRP bahwa ada pimpinan OPD yang tidak hadir maka harus ada tindakan tegas, semua harus bersinergi,” tegas Apolo.


Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta memastikan program pemerintah berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat Papua Selatan. (Tom)


Editor: Ronald



AGENDA
LINK TERKAIT