
penertiban distributor ilegal ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan PAD
Audiensi Pertamina dan Gubernur Apolo (Foto: Humas)
Merauke, Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku untuk menertibkan distributor atau suplayer Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak legal di wilayah Papua Selatan.
Menurut Gubernur, keberadaan distributor ilegal tidak memberikan kontribusi kepada pemerintah maupun masyarakat, baik dari sisi pelayanan publik maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pertamina bisa bantu kami, pemerintah daerah baik provinsi maupun empat kabupaten yang ada dalam cakupan wilayah Papua Selatan,” ujar Gubernur Apolo Safanpo saat menerima kunjungan tim Pertamina Patra Niaga di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Selatan, Selasa (14/10/2025).
Ia menjelaskan, penertiban distributor ilegal ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan PAD, yang nantinya digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan masyarakat di tahun mendatang.
“Bantuan itu untuk mencoba mendapatkan PAD yang cukup untuk membiayai pembangunan pelayanan masyarakat di tahun depan. Walau demikian, sebenarnya potensi ini masih bisa ditingkatkan,” tambahnya.
Kunjungan Pertamina juga menjadi momen bagi pemerintah daerah dan perusahaan energi nasional itu untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga ketersediaan serta distribusi energi yang adil dan tertib di Papua Selatan. (Niko)
Editor: RR