
Kita tinggal, bekerja, dan mengabdi di wilayah ini. Karena itu, kita wajib menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat setempat
Foto bersama
Merauke 29 Desember 2025, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo secara khusus menegaskan tanggung jawab moral ASN, TNI, dan Polri sebagai teladan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku, etnis, budaya, dan agama di Papua Selatan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirawat sebagai kekuatan bersama.
Menurut Gubernur, aparatur negara tidak boleh memaksakan kebiasaan atau nilai pribadi kepada masyarakat setempat. Sebaliknya, mereka harus memahami dan menghormati adat istiadat lokal sebagai bagian dari kehidupan sosial di Tanah Anim Ha.
“Kita tinggal, bekerja, dan mengabdi di wilayah ini. Karena itu, kita wajib menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat setempat,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa harmoni yang telah dibangun tidak boleh dirusak oleh kepentingan individu, kelompok, maupun organisasi tertentu. ASN, TNI, dan Polri diminta berdiri di garis terdepan dalam meredam potensi konflik dan menjaga suasana damai, agar masyarakat dapat hidup aman serta fokus membangun masa depan Papua Selatan yang lebih baik. (Den)
Editor: Ronald