Karate Asmat Tunjukkan Taji di Merauke: Dua Emas dari Atlet Junior, Total 9 Medali

Kami selalu berharap ada perhatian dari KONI Kabupaten Asmat untuk memberikan perhatian serius kepada cabang olahraga seperti karate ini, terutama dalam hal peralatan dan tempat latihan,

karate Kabupaten Asmat tampil mencuri perhatian (Foto: JR)

Info Papua Selatan, Merauke — Sorak dukungan bergema di dalam GOR Merauke selama dua hari pelaksanaan Kejuaraan Pemprov Papua Selatan II. Di antara puluhan kontingen yang bertanding, rombongan karate Kabupaten Asmat tampil mencuri perhatian. Total 17 atlet dan 3 official diturunkan, menjadi salah satu kontingen dengan persiapan paling matang setelah menjalani pemusatan latihan (TC) selama tiga bulan.

Dari cabang karate yang mempertandingkan 10 kelas junior putra-putri, nama Apollonia F. Domakubun dan Cristian A. Robubun menjadi bintang bagi Asmat. Apollonia tampil memukau hingga meraih medali emas di kelas Junior Komite -69 Kg Putri. Sementara itu, Cristian juga memastikan emas di kelas Junior Komite -61 Kg Putra, setelah melewati pertarungan ketat sejak babak penyisihan.

Di kategori senior, 10 kelas putra dan putri dipertandingkan. Salah satu andalan Asmat, Ivo Ewerokos Ndepi, turun di kelas Komite -55 Kg Putra dan menjadi salah satu penyumbang medali penting untuk kontingen.

Selain dua emas dari kategori junior, kontingen Asmat juga mengoleksi 3 perak dan 3 perunggu, menjadikan total raihan medali tahun ini sebanyak 9 medali. Capaian ini melampaui hasil kejuaraan sebelumnya yang hanya menghasilkan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Pelatih kontingen, Tarsisius Sarkol, tidak menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian para atlet. Baginya, peningkatan prestasi tahun ini adalah bukti bahwa kerja keras selama tiga bulan TC tidak sia-sia.

 “Kami tentu memiliki banyak harapan selama masa TC, tapi pencapaian sekarang ini terasa lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Sarkol saat ditemui di Hotel Itese, Jumat (28/11).

Sarkol menjelaskan bahwa peningkatan medali tahun ini menjadi motivasi besar bagi atlet maupun tim pelatih dan Manager. Ia menilai para atlet menunjukkan perkembangan pesat meski harus berlatih dalam keterbatasan peralatan dan fasilitas.

Di balik prestasi yang membanggakan ini, Sarkol menitipkan harapan agar keberhasilan mereka bisa menjadi sinyal bagi KONI Kabupaten Asmat untuk memberi perhatian lebih pada cabang karate. Ia menegaskan bahwa selama ini para atlet berlatih dengan fasilitas yang belum memadai.

“Kami selalu berharap ada perhatian dari KONI Kabupaten Asmat untuk memberikan perhatian serius kepada cabang olahraga seperti karate ini, terutama dalam hal peralatan dan tempat latihan,” jelasnya.

Dengan raihan medali yang meningkat signifikan, tim karate Asmat membuktikan bahwa potensi atlet daerah bisa berkembang pesat dengan pembinaan yang tepat. Kini, mereka bersiap menatap kejuaraan-kejuaraan selanjutnya dengan harapan meningkatnya dukungan dan fasilitas.(JR)

AGENDA
LINK TERKAIT