
Semua bantuan ambulance emergenzy boot dan bantuan kesehatan lainnya telah kami distribusikan ke tempat masing-masing
Penandatanganan serah terima (Foto: Humas)
Merauke – Upaya mempercepat penanganan pasien dan memperkuat layanan kesehatan di Papua Selatan terus dilakukan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menyerahkan bantuan hibah empat unit mobil ambulans kepada satu puskesmas dan tiga rumah sakit di wilayah tersebut.
Empat ambulans tersebut diberikan kepada Puskesmas Kuprik, RSUD Kabupaten Mappi, Rumah Sakit Tingkat IV JB Moerdani, dan RS TNI AL Kodaeral XI Merauke.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo di Gedung Negara Merauke, Rabu (4/3/2026).
Dalam sambutannya, Apolo menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini ikut berperan dalam pelayanan kepada masyarakat di Papua Selatan.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah dan masyarakat Papua Selatan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Merauke, Pemerintah Kabupaten Mappi, serta jajaran TNI yang terus berkarya dan melayani masyarakat di wilayah tersebut.
“Mudah-mudahan dengan bantuan hibah empat unit mobil ambulance yang diserahkan hari ini diharapkan dapat memperkuat armada ambulance yang sudah ada,” kata Apolo.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat saat ini melakukan penghematan pada sektor-sektor yang tidak mendesak, sehingga anggaran yang tersedia dapat diarahkan pada program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Dengan demikian, kata dia, hasil efisiensi tersebut dapat dialokasikan untuk meningkatkan pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan di daerah.
Apolo berharap bantuan ambulans yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Papua Selatan, Benedicta C. H. Rahangiar, menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya juga menyalurkan berbagai peralatan kesehatan ke empat kabupaten di Papua Selatan.
Di Kabupaten Merauke, bantuan diberikan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan RSUD Merauke berupa tempat tidur pasien, alat sterilisasi, serta berbagai peralatan medis kecil lainnya. Selain itu, disalurkan pula emergency boat untuk Puskesmas Kaptel dan Puskesmas Tubang.
Sementara di Kabupaten Mappi, bantuan yang diberikan antara lain enam unit ventilator untuk RSUD Mappi, serta lima unit ambulance emergency boat untuk Puskesmas Keppi, Puskesmas Kabe, serta puskesmas pembantu di Basman dan Warsa.
Di Kabupaten Asmat, bantuan yang disalurkan berupa Modular Operating Theatre (MOT) untuk ruang operasi di RSUD Asmat, serta ambulance emergency boat untuk layanan laut bagi Puskesmas Kolofbraza, Puskesmas Warsa, Puskesmas Bayun, dan Puskesmas Hahare.
“Semua bantuan ambulance emergenzy boot dan bantuan kesehatan lainnya telah kami distribusikan ke tempat masing-masing,” ujar Benedicta.
Ia menambahkan bahwa seluruh peralatan kesehatan yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan fasilitas kesehatan di masing-masing daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu, Benedicta juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025 telah dibangun Klinik Pancaran Hati Kudus di Kabupaten Mappi serta gedung poli jiwa di RSUD Merauke, yang tahap pengembangannya akan kembali dilanjutkan pada tahun 2026.
Melalui berbagai dukungan fasilitas tersebut, pemerintah daerah berharap pelayanan kesehatan di Papua Selatan dapat semakin cepat, merata, dan mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. (LS)