
Kita menutup tahun dengan rasa syukur atas berkat Tuhan, sekaligus mengoreksi diri atas kekhilafan, agar memasuki tahun baru dengan harapan dan cita-cita yang lebih baik
Gubernur Apolo memberikan sambutan usai ibadah natal Pemprov PPS (Foto: IPS)
Merauke — Perayaan Natal bersama ASN, TNI, Polri, dan masyarakat Provinsi Papua Selatan menjadi ruang refleksi dan penguatan persatuan di tengah keberagaman. Dalam ibadah syukur Natal yang digelar Senin malam (29/12/2025) di Swiss-Belhotel Merauke, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengajak seluruh aparatur dan masyarakat menjaga toleransi, harmoni, serta menghormati adat dan budaya lokal sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi dan introspeksi diri atas perjalanan hidup dan pengabdian sepanjang tahun.
“Kita menutup tahun dengan rasa syukur atas berkat Tuhan, sekaligus mengoreksi diri atas kekhilafan, agar memasuki tahun baru dengan harapan dan cita-cita yang lebih baik,” ujarnya di hadapan hadirin.
Gubernur juga menekankan bahwa keberagaman adalah kehendak Tuhan yang harus dijaga bersama. Menurutnya, ASN, TNI, dan Polri mesti berada di barisan terdepan menjaga toleransi dan kebersamaan antar suku, etnis, dan agama. “Tidak boleh ada ruang bagi pihak mana pun yang merusak harmoni yang telah kita bangun,” tegasnya, seraya mengingatkan pentingnya prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung aparatur negara wajib menyesuaikan diri dengan adat dan budaya setempat.
Pada kesempatan itu, Gubernur turut menyampaikan gambaran singkat kondisi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Saat ini terdapat sekitar 2.000 ASN, termasuk kurang lebih 750 ASN yang ditetapkan dan dilantik sepanjang 2025. Ia mengajak seluruh aparatur untuk menumbuhkan kerendahan hati dan rasa syukur dalam pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Panitia Natal Pemprov Papua Selatan, Wellem Da Costa, dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Natal tahun ini mengusung tema nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema yang menekankan persatuan ASN, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun Papua Selatan yang berkembang dan sejahtera. Kegiatan diikuti unsur pemerintah, TNI–Polri, BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat, dan didanai melalui APBD Provinsi Papua Selatan Tahun Anggaran 2025.
Dari unsur TNI Angkatan Laut, sambutan disampaikan perwakilan Komando Daerah Angkatan Laut XI, Monang Katolangan Setonggul, yang menegaskan komitmen TNI untuk selalu bersama rakyat menjaga keamanan, membantu masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah secara humanis dan profesional.
Perayaan Natal bersama ini ditutup dengan doa dan ramah tamah, menjadi peneguh pesan damai bahwa pembangunan Papua Selatan bertumpu pada persatuan, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman. (Tom)
Editor: Ronald