
Soleman menjelaskan bahwa parade direncanakan dilepas oleh Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, dan seluruh peserta akan disambut oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, di Lapangan Mandala Merauke.
Rapat panitia natal (Foto: humas)
Merauke – Suasana Natal di Papua Selatan dipastikan semakin hidup pada awal Desember 2025. Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyiapkan Parade Natal yang akan melibatkan ribuan warga dari seluruh kabupaten, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat.
Rencana tersebut mengemuka dalam rapat kedua persiapan Natal bersama yang dipimpin Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Selatan, Sabtu (15/11/2025).
1 Desember: Warga Papua Selatan Berkumpul dalam Parade Natal
Koordinator seksi lomba panitia Natal bersama, Soleman Jambormias, menyampaikan bahwa Parade Natal dijadwalkan berlangsung 1 Desember 2025, dengan titik kumpul dan start di Kantor Bupati Merauke, lalu berjalan kaki menuju Lapangan Mandala Merauke sebagai lokasi finish.
Parade ini dirancang sebagai ruang kebersamaan lintas kabupaten, lintas gereja, lintas paguyuban, hingga lintas instansi. Denominasi gereja, lembaga pemerintahan, instansi vertikal, paguyuban, serta perwakilan tiga kabupaten—Boven Digoel, Mappi, dan Asmat—dipastikan turut ambil bagian.
Warga diperbolehkan mengenakan pakaian adat sesuai daerah masing-masing, menampilkan kekayaan budaya Papua Selatan dalam suasana Natal.
Dilepas Bupati, Disambut Gubernur
Soleman menjelaskan bahwa parade direncanakan dilepas oleh Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, dan seluruh peserta akan disambut oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, di Lapangan Mandala Merauke.
Sekda: Siapkan Konsumsi, Transportasi, hingga Keamanan
Sekda Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, menekankan pentingnya kesiapan teknis karena kegiatan ini melibatkan peserta dalam jumlah besar.
“Nanti saat finish di Lapangan Mandala membutuhkan konsumsi seperti air dan lainnya. Itu harus dipikirkan, direncanakan, dan disiapkan secara baik,” ujar Sekda Ferdinandus dalam rapat.
Ia juga mengingatkan agar ketertiban dan keamanan selama parade berlangsung menjadi perhatian utama seksi lomba sebagai penanggung jawab kegiatan.
Dengan konsep inklusif yang mengajak seluruh warga, Parade Natal ini diharapkan menjadi pembuka bulan penuh sukacita di Papua Selatan dan momentum mempererat persaudaraan lintas budaya serta denominasi. (LBS)