
Kalau produksi kita tinggi tapi distribusinya tidak bagus dan pasarnya tidak ada maka produksi akan mati
Foto bersama ( Humas)
Merauke – Upaya menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan petani tidak merugi kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Gubernur Apolo Safanpo menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan jika tiga sektor kunci—produksi, distribusi, dan pasar—tidak dibangun secara bersamaan.
Pesan itu disampaikan dalam seminar nasional di Swiss-Belhotel Merauke, belum lama ini. Pada 04/12
Menurutnya, ketersediaan lahan, bibit, pupuk, alsintan, hingga peningkatan SDM pertanian menjadi fondasi agar produksi pangan di Papua Selatan tetap bergerak. “Sektor produksi itu meliputi ketersediaan lahan untuk pertanian… baik cetak lahan sawah baru maupun optimalisasi lahan yang sudah ada,” ujar Gubernur Apolo.
Namun, produksi tinggi tidak ada artinya bila distribusi tersendat. Karena itu, pemerintah mempercepat pembukaan jalan usaha tani hingga jalan arteri yang menghubungkan sentra produksi dengan pelabuhan dan bandara. “Biaya produksi sangat mahal karena tidak ada jalan. Oleh karena itu, ini harus kita lakukan pembangunannya secara simultan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya akses pasar bagi hasil petani. Produk harus bisa terserap bukan hanya di Merauke, tetapi di seluruh Papua Selatan dan daerah luar.
“Kalau produksi kita tinggi tapi distribusinya tidak bagus dan pasarnya tidak ada maka produksi akan mati,” ujarnya.
Dengan pembangunan tiga sektor yang saling terhubung ini, pemerintah berharap rantai ekonomi berjalan lebih efisien sehingga harga pangan lebih stabil dan kesejahteraan petani meningkat. (**)
Editor: Ronald