
Persiapan harus dilakukan dengan baik, komunikasi dengan staf juga harus ditingkatkan
Gubernur Apolo memberikan arahan (Foto: Humas)
Merauke, Selasa (30/12/2025) – Pemindahan aktivitas Pemerintah Provinsi Papua Selatan ke pusat pemerintahan baru di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor dilakukan secara bertahap. Sejumlah aset belum seluruhnya dipindahkan dan untuk sementara akan disimpan di beberapa lokasi yang masih kosong.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan pindah kantor yang dipimpin Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, di ruang rapat Kantor Gubernur Papua Selatan, Selasa (30/12/2025).
Apolo mengatakan, pemindahan tidak dapat dilakukan sekaligus karena menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana yang ada.
“Jadi, kita pindah secara bertahap, tidak bisa semuanya dipindahkan sekaligus,” kata Apolo.
Sebagian aset pemerintah provinsi, lanjutnya, akan disimpan sementara di Hotel Asmat dan Kantor Badan Keuangan Daerah Papua Selatan yang saat ini masih kosong.
Untuk mengatur proses teknis penyerahan kantor dan pembagian ruangan setiap OPD, Gubernur menugaskan Asisten III Setda Papua Selatan.
Asisten III Setda Papua Selatan, Albert Rapami, menjelaskan bahwa hingga kini dua kantor telah siap digunakan, yakni Kantor Sekretariat Daerah (Setda) dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan.
“Untuk Kantor Setda, ruangannya sudah dibagi. Badan Keuangan Daerah sementara berkantor di Setda,” ujarnya.
Rapami juga menyampaikan bahwa penyerahan sementara rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) telah dilakukan. Selain itu, tujuh dokumen tahap awal penyerahan juga sudah disiapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Papua Selatan. Dari seluruh OPD, terdapat lima OPD yang tidak menggunakan rusus.
“Sebanyak 17 OPD lainnya sudah dibagi untuk menggunakan rusus. Pembagian sudah dilakukan dan siap berkantor,” katanya.
Sesuai arahan Gubernur Papua Selatan, rusun dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) orang asli Papua, dengan prioritas utama bagi orang asli Papua Selatan. Ia juga mengingatkan OPD pengguna rusus agar tidak memindahkan fasilitas yang sudah tersedia, seperti lampu dan perlengkapan lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mengingatkan seluruh OPD agar mempersiapkan proses pemindahan kantor secara matang serta menjaga kondisi kesehatan para pegawai.
“Persiapan harus dilakukan dengan baik, komunikasi dengan staf juga harus ditingkatkan,” ujarnya, seraya menyarankan setiap OPD membentuk grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi internal selama proses pemindahan berlangsung. (LBS)
Editor: Lamberth