Pisah Sambut di Merauke, Gubernur Apolo Harap Kodaeral XI Jadi Motor Perubahan

Kami mengucapkan selamat datang, selamat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan. Semoga kehadiran Komandan Kodaeral XI Merauke dapat membantu menggerakkan arus pergerakan orang, barang, dan jasa di Papua Selatan, yang pada akhirnya menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Merauke – Gubernur Papua Selatan, Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., berharap kehadiran Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XI Merauke yang baru, Laksamana Muda TNI Monang Hatorangan Sitompul, dapat memperkuat pergerakan orang, barang, dan jasa di wilayah Papua Selatan.

Harapan itu disampaikan Gubernur Apolo saat memberikan sambutan pada acara pisah sambut Komandan Lantamal XI Merauke lama, Laksamana Pertama TNI Joko Andriyanto, kepada Komandan Kodaeral XI Merauke yang baru, Laksamana Muda TNI Monang Hatorangan Sitompul. Acara tersebut berlangsung di Gedung Balai Prajurit Frans Kaisiepo, Markas Kodaeral XI Merauke, Senin (1/9/2025) malam.

“Kami mengucapkan selamat datang, selamat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan. Semoga kehadiran Komandan Kodaeral XI Merauke dapat membantu menggerakkan arus pergerakan orang, barang, dan jasa di Papua Selatan, yang pada akhirnya menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Apolo.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Forkopimda, pemerintah, dan masyarakat di Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Merauke. “Semoga Allah Yang Maha Kuasa menjaga dan melindungi dalam tugas dan pengabdian di Papua Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral XI Merauke, Laksamana Muda TNI Monang Hatorangan Sitompul, menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga kedaulatan laut serta membangun sinergi di wilayah perbatasan.

“Pisah sambut pada hakikatnya adalah tradisi yang bukan hanya menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Ia menekankan posisi strategis Merauke sebagai pintu gerbang terdepan NKRI di timur sekaligus kawasan dengan potensi besar dalam program food estate untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Keberadaan Kodaeral XI Merauke memiliki dua peran penting: menjaga kedaulatan dan keamanan laut, serta mendukung pembangunan food estate. Namun, keberhasilan itu tidak bisa dijalankan sendiri, melainkan harus melalui sinergi TNI/Polri, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat,” kata Monang.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan memperkuat kerja sama. “Mari kita jadikan pisah sambut ini sebagai titik awal untuk melanjutkan perjuangan dan pengabdian. Saya yakin Merauke akan semakin aman, maju, dan sejahtera.”

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa; Ketua DPR Papua Selatan, Heribertus Silubun; Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan, Demianus Katayu; Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze; tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh gereja, serta jajaran Forkopimda baik Kabupaten Merauke maupun Provinsi Papua Selatan.

AGENDA
LINK TERKAIT