Pisah Sambut di Merauke, Joko Andriyanto Kenang Hangatnya Kekeluargaan Masyarakat

Hal yang saya suka di sini adalah rasa kekeluargaan. Masyarakat Merauke memiliki kekentalan ikatan persaudaraan yang sangat tinggi

Laksamana Pertama TNI Joko Andriyanto, mantan Komandan Lantamal XI Merauke

Merauke – Laksamana Pertama TNI Joko Andriyanto, mantan Komandan Lantamal XI Merauke, mengungkapkan kesan mendalam selama bertugas di Papua Selatan. Ia resmi melepas jabatan Danlantamal XI dalam acara pisah sambut di Gedung Balai Prajurit Frans Kaisiepo, Markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XI Merauke, Senin (1/9/2025) malam.

Dalam sambutannya, Joko Andriyanto menuturkan bahwa masa tugasnya selama satu tahun dua puluh dua hari di Merauke meninggalkan banyak pengalaman berharga. Salah satunya ketika bersama jajaran Forkopimda menjaga stabilitas keamanan jelang dan pasca pemilihan kepala daerah di Papua Selatan.

“Hal yang saya suka di sini adalah rasa kekeluargaan. Masyarakat Merauke memiliki kekentalan ikatan persaudaraan yang sangat tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran tokoh agama, adat, dan masyarakat yang selalu kompak dalam menjaga persatuan sehingga tidak pernah terjadi konflik horizontal. “Para tokoh agama menyatukan umat, sementara tokoh adat dan tokoh masyarakat menunjukkan rasa kekeluargaan yang sangat kuat. Itu hal-hal yang saya dapat dari Papua Selatan,” kata Joko Andriyanto.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda yang telah memberikan dukungan selama ia memimpin Lantamal XI Merauke. “Selama saya menjabat, saya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya berkat kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Setelah melepas jabatan Danlantamal XI, Joko Andriyanto mengemban tugas baru sebagai Komandan Pasukan Katak (Kopaska) yang bermarkas di Surabaya.

Acara pisah sambut turut dihadiri Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Wakil Gubernur Paskalis Imadawa, Ketua DPR Papua Selatan Heribertus Silubun, Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan Demianus Katayu, Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, serta berbagai tokoh agama, adat, dan masyarakat.

AGENDA
LINK TERKAIT