Puluhan Tahun Rusak, Jalan Rawa Sari–Kumbe Dibenahi di Era Apolo

Dari saya kecil sampai dewasa, jalan ini rusak. Kalau hujan seperti sawah, penuh lumpur. Kalau musim panas, debunya tebal,” kata Rohayati.

Kunjungan Apolo dan OPD terkait di ruas jalan rawa sari - kumbe (Foto: IPS)

Merauke – Penantian panjang warga terhadap akses jalan yang lebih baik di jalur Kurik–Rawa Sari–Kumbe mulai terjawab pada masa kepemimpinan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo. Jalan yang menurut kesaksian warga telah rusak selama puluhan tahun kini mendapat penanganan, disertai pembangunan drainase di kawasan padat penduduk.

Apolo bersama Dinas PUPR dan organisasi perangkat daerah terkait kembali meninjau pekerjaan tersebut, Kamis (8/10/2026). Pemerintah Provinsi Papua Selatan menargetkan pembangunan pada segmen Rawa Sari–Kumbe selesai pada Desember 2026.

Peninjauan ini melanjutkan pengawasan terhadap pembangunan jalan yang sebelumnya juga dilakukan Apolo pada Juli lalu. Bagi warga, pekerjaan tersebut membawa harapan setelah bertahun-tahun menghadapi jalan berlumpur saat hujan dan berdebu pada musim kemarau.

Rohayati, warga Kampung Rawasari, dalam keterangannya pada peninjauan 30 Juli 2026, mengenang kondisi jalan yang dilaluinya sejak kecil hingga dewasa.

“Dari saya kecil sampai dewasa, jalan ini rusak. Kalau hujan seperti sawah, penuh lumpur. Kalau musim panas, debunya tebal,” kata Rohayati.

Kesaksian tersebut menggambarkan penantian panjang masyarakat terhadap perbaikan akses transportasi. Pembangunan jalan kini diharapkan memudahkan perjalanan warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi di kampung-kampung yang dilalui.

Pada peninjauan Kamis, Apolo menjelaskan bahwa pekerjaan di kawasan Kurik Pasar mencakup pembangunan saluran air sekaligus peningkatan kualitas jalan menuju Rawa Sari dan Kumbe. Penataan dilakukan karena jalur tersebut berada di kawasan permukiman padat penduduk.

“Karena di tempat ini merupakan pemukiman padat penduduk,” kata Apolo.

Ia menegaskan, kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan, mulai dari alat, material, hingga tenaga kerja.

“Untuk memastikan semua kesiapan peralatan, kesiapan material, dan kesiapan personil,” ujarnya.

Apolo berharap seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal sehingga target penyelesaian pada akhir tahun dapat tercapai.

“Yang ditargetkan akan diselesaikan pada dua bulan ke depan, yaitu bulan Desember 2026,” kata Apolo mengenai segmen Rawa Sari–Kumbe.

Harapan terhadap manfaat pembangunan juga disampaikan Luqman Hakim Sahin, warga Kurik Pasar. Ia menyambut pembangunan jalan dan saluran air tersebut serta berharap pekerjaan itu membantu memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, atas dibangunnya jalan ini serta saluran air ini,” ujar Luqman.

Penantian yang disampaikan warga menjadi latar penting pembangunan ruas tersebut. Kini, dengan pekerjaan yang kembali ditinjau Apolo, masyarakat menunggu penyelesaiannya agar akses jalan yang lebih baik dapat segera dimanfaatkan. (LS)

AGENDA
LINK TERKAIT