Puluhan Tahun Sulit Air Bersih, Warga Rawasari Kini Nikmati Sumur Bor dari Pemprov Papua Selatan

Ia menceritakan, selama bertahun-tahun masyarakat yang kurang mampu harus mengambil air dari sumur umum sejak dini hari menggunakan jerigen dan sepeda. Sementara warga lainnya harus membeli air dengan harga Rp50.000 per drum.

Sumur bor dan fasilitas yang dibangun Pemprov PPS (Foto: IPS)

MERAUKE – Warga Kampung Rawasari, Distrik Malind, kini mulai menikmati akses air bersih melalui fasilitas sumur bor yang dibangun Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Fasilitas tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Rawasari, Kamis (30/7/2026).

Tokoh masyarakat setempat, Haji Ihsan, mengungkapkan bahwa keberadaan sumur bor sangat membantu kebutuhan sehari-hari warga. Menurutnya, air yang dihasilkan jernih dan tidak asin, berbeda dengan kondisi sebelumnya.

Ia menceritakan, selama bertahun-tahun masyarakat yang kurang mampu harus mengambil air dari sumur umum sejak dini hari menggunakan jerigen dan sepeda. Sementara warga lainnya harus membeli air dengan harga Rp50.000 per drum.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, Haji Ihsan meminta penambahan tiga titik sumur bor.

Permintaan tersebut langsung direspons Gubernur Apolo dengan menginstruksikan Dinas PUPR Papua Selatan agar segera menindaklanjutinya.

Masyarakat berharap penambahan fasilitas air bersih dapat menjangkau lebih banyak warga sehingga kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi dengan lebih baik. (Den)

AGENDA
LINK TERKAIT