
Sidak ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Merauke, Sekretaris Perindakop, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas PUPR, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, Kepala Pasar Wamanggu, serta Kepala Kelurahan Mandala
Bupati Merauke lakukan sidak di pasar Wamanggu (Foto: GN)
Merauke, Sabtu (3/1/2026) — Keluhan warga terkait tumpukan sampah di Pasar Wamanggu akhirnya ditindaklanjuti langsung oleh Yoseph B. Gebze. Bupati Merauke itu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar rakyat tersebut setelah menerima laporan masyarakat mengenai kondisi lingkungan yang dinilai sudah mengganggu kenyamanan dan kesehatan.
Dalam sidak tersebut, Bupati Yoseph B. Gebze meninjau langsung sejumlah titik yang dipenuhi sampah, termasuk area los pedagang dan sekitar saluran air. Tumpukan sampah yang tidak tertangani dengan baik dikhawatirkan menimbulkan bau, genangan, serta risiko penyakit, sekaligus berdampak pada aktivitas jual beli masyarakat.
Sidak ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Merauke, Sekretaris Perindakop, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas PUPR, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, Kepala Pasar Wamanggu, serta Kepala Kelurahan Mandala.
Di lokasi, Bupati menegaskan bahwa persoalan sampah pasar tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kesehatan publik dan keberlangsungan ekonomi pedagang kecil. Ia meminta agar pengelolaan dan pengangkutan sampah dilakukan secara rutin dan terkoordinasi, serta peran masing-masing instansi diperjelas agar masalah serupa tidak terus terulang.
Bupati juga mengingatkan pengelola pasar dan para pedagang untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan pasar. Menurutnya, pasar yang bersih dan tertata akan memberi rasa nyaman bagi pembeli dan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pedagang.
Sidak ini menjadi bukti respons cepat pemerintah daerah terhadap laporan masyarakat, sekaligus komitmen untuk menata Pasar Wamanggu agar tetap layak, sehat, dan menjadi ruang ekonomi rakyat yang aman dan nyaman. (LBS)