
Kalau saya di bidang pendidikan, saya harus pikirkan program yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai 25 atau 100 tahun ke depan rakyat kita tetap miskin
Menabuh tifa bersama tanda kegiatan dibuka (Foto: IPS)
Merauke, 12 November 2025 — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc., menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Papua Selatan. Berdasarkan analisis data sementara, sebagian besar masyarakat di wilayah ini masih berpenghasilan di bawah Rp500 ribu per bulan.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pembukaan kegiatan Kick Off dan FGD Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB/SDGs) di Hotel Sunny Day, Merauke.
“Banyak masyarakat kita masih berpenghasilan di bawah Rp500 ribu. Itu membuktikan betapa besar tantangan kemiskinan di Papua Selatan,” ujar Ferdinandus.
Ia mengajak seluruh ASN, akademisi, dan pelaku pembangunan agar berpikir serius dalam menyiapkan program kerja yang benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Kalau saya di bidang pendidikan, saya harus pikirkan program yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai 25 atau 100 tahun ke depan rakyat kita tetap miskin,” tegasnya.
Sekda juga menekankan bahwa semangat SDGs bukan hanya memenuhi indikator global, tetapi memastikan agar masyarakat Papua Selatan terbebas dari kemiskinan dan ketertinggalan.
“Kita harus sadar hari ini. Caranya sederhana: datang tepat waktu dan bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat,” pungkasnya. (Tom)
Editor: Ronald