Sekda Papua Selatan: Korupsi Bukan Hanya Soal Uang, Tapi Juga Waktu
Kalau kau masuk kerja tepat waktu, berarti kau jujur terhadap tugasmu. Tapi kalau terlambat, berarti kau mengambil hak yang tidak sesuai
Sekda Papua Selatan (Foto: IPS)
Merauke, 12 November 2025 — Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, menegaskan bahwa kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Ia menyebut perilaku tidak disiplin dan sering membuang waktu sebagai bentuk korupsi terhadap tanggung jawab.
Pernyataan itu disampaikan Sekda saat membuka kegiatan Kick Off dan FGD Penyusunan RAD TPB/SDGs Papua Selatan 2025–2029 di Hotel Sunny Day, Merauke.
“Kalau kita membuang waktu, itu artinya kita sedang melakukan korupsi. Korupsi terhadap waktu, terhadap hak kita sendiri. Kalau kita tidak disiplin, berarti kita mengambil yang tidak halal,” ujar Ferdinandus.
Ia menegaskan, ASN harus bekerja dengan integritas, menghargai waktu, dan datang tepat waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap tanggung jawab publik.
“Kalau kau masuk kerja tepat waktu, berarti kau jujur terhadap tugasmu. Tapi kalau terlambat, berarti kau mengambil hak yang tidak sesuai,” tambahnya.
Pesan moral ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada etika kerja dan komitmen aparatur.
“Kita bisa punya program besar, tapi tanpa disiplin dan niat melayani, semua tidak akan berjalan,” tandasnya. (Tom)
Editor: Ronald