
Dengan Hari Pendidikan Nasional yang ke-45, SD YPK ERMASU berharap siswa-siswi yang dididik menjadi anak-anak yang semangat dalam belajarnya, baik ilmu yang didapat maupun pembentukan karakter yang diberikan oleh para guru, menjadi suatu perubahan dalam dunia pendidikan di SD YPK ERMASU
Giat dalam rangka hardiknas di SD YPK Ermasu Merauke
Merauke, Selasa (5/5) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-45 di SD YPK Ermasu tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Momentum ini dimanfaatkan untuk mendorong semangat belajar siswa sekaligus memperkuat pembentukan karakter sebagai bekal generasi muda ke depan.
Upacara bendera yang digelar di halaman sekolah tersebut berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Dari siswa hingga guru, seluruhnya mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh makna.
Kepala SD YPK Ermasu, Sonya Lamera, S.Pd.SD, menegaskan bahwa Hardiknas harus menjadi titik dorong perubahan nyata dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah.
“Dengan Hari Pendidikan Nasional yang ke-45, SD YPK ERMASU berharap siswa-siswi yang dididik menjadi anak-anak yang semangat dalam belajarnya, baik ilmu yang didapat maupun pembentukan karakter yang diberikan oleh para guru, menjadi suatu perubahan dalam dunia pendidikan di SD YPK ERMASU. Dan juga para gurunya tetap semangat dalam menjalankan tugas yang mulia. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” ujarnya.
Upacara dipimpin oleh Hayati, S.Pd selaku pembina upacara. Sarce Retraubun, S.Pd bertugas sebagai dirigen, sementara pembacaan Undang-Undang Dasar dilakukan oleh Grace Rumahlewang, S.Pd.
Semangat siswa terlihat saat Ikrar Pelajar Indonesia dibacakan oleh Chantal Calista Lehurliana dan diikuti seluruh peserta upacara. Suasana semakin khidmat ketika doa dipimpin oleh Bryan Tandibua, S.Pd.
Pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Misa Santi Lesnussa, S.Pd, Ida Bibangan, S.Pd, dan Mega Septhiani Angkasawaty, S.Pd.
Melalui peringatan ini, SD YPK Ermasu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, agar siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing. (Tom)